Menu

TQN PP.Suryalaya

 

(via streaming Radioa Inayah FM,dari status kang Rachman Bafadhal 29/08/2012)

oleh Dokumen Pemuda TQN Suryalaya
Ajengan Wahfiuddin dan Pangersa Abah Anom ra.-
Suriyanto AlMaliki Tqn: 9. MANQOBAH KESEMBILAN: SYEKH ABDUL QODIR UNTUK PERTAMA KALINYA MEMBERIKAN CERAMAH PENGAJIAN DI HADAPAN PARA ULAMA BAGHDAD Dalam kitab Bahjatul Asror diterangkan bahwa pada hari selasa tanggal enam bulan Syawal tahun 521 Hijriyah menjelang waktu dzuhur, saya melihat kedatangan Rosululloh SAW, kata Syekh Abdul Qodir, lalu beliau bersabda kepadaku : "Wahai anakku, mengapa kamu tidak segera memberikan pengajian pada jama'ah pengajian itu?". Lalu Syekh Abdul Qodir mengemukakan alasannya : "Ya Rosulalloh, bagaimana saya bisa memberikan pengajian, sebagaimana diketahui bahwa saya ini orang ajam, sedangkan mereka para Alim Ulama Baghdad yang akan kuhadapi, mereka sangat fasih berbahasa Arab". "Coba buka mulutmu!", sabda Rosululloh SAW. yang ditujukan kepadaku. Lalu saat itu pula saya membuka mulut, kemudian diludahinya mulutku tujuh kali oleh Rosululloh SAW. Sabda beliau : "Mulai sekarang, silakan kamu mengajar, ajaklah mereka menuju Tuhanmu dengan jalan hikmat dan kebijaksanaan, berikan nasihat dengan tuntunan dan tutur kata yang baik." Setelah itu beliau menghilang dari pandanganku. Setelah kejadian itu lalu aku melaksanakan sholat Dzuhur. Tidak berapa lama kemudian saya melihat orang-orang berdatangan dari beberapa arah, mereka berbondong-bondong menuju madrosahku. Menghadapi kejadian ini saya menjadi gugup, badan terasa menggigil, dagu menggeletar, gigi gemeretak, hatiku berdebar-debar. Dan anehnya lagi mulutku terasa terkunci dan tidak bisa berbicara. Menghadapi kebingungan ini tiba-tiba terlihat Sayyidina Ali langsung berdiri di hadapanku sambil bertanya: "Mengapa kamu tidak segera memulai pengajian?". Dengan penuh khidmat saya menjawab: "Saya menjadi kaku dan gugup, tidak bisa berbicara menghadapi orang banyak". Lalu beliau menyuruh padaku untuk membuka mulut. Setelah mulutku dibuka agak ternganga, lalu diludahinya enam kali. Saya bertanya kepada beliau: "Mengapa tidak tujuh kali ?". Beliau memjawab: " Karena menghormati kepada yang lebih tinggi kedudukannya, yakni Rosululloh SAW". Setelah itu beliau menghilang lagi dari pandanganku. Sejurus kemudian badanku menjadi tidak kaku dan hatiku terasa lapang, tidak ada sesuatu apapun yang mengganjal, lalu saat itu pula pengajian dibuka dan dimulai dengan lancarnya. Pada pengajian pertama itu saya mulai memberikan nasihat dengan pendahuluan pembahasan sebagai berikut: ghowwasul fikri yaghusu fi bahril qolbi 'ala duroril ma'arifi faastakhrijuhaa ilas sahilis shodri fayunaadi 'alaiha simsarut turjumanil lisani watasytari binafaisi husnit tho'ati fi buyutin adzinallohu anturfa'a. "Pola pikirku diibaratkan para penyelam, menyelam ke dasar lautan hati, untuk mencari mutiara ma'rifat, setelah kuperoleh lalu aku muncul kepermukakaan tepi pantai lautan dada, lalu para pialang melalui para penerjemahnya menawarkan dagangannya, dan mereka membeli dengan nilai ketaatan, ketaqwaan yang baik. Firman Alloh dalam Al-Qur'an: Pelita itu dalam rumah-rumah (mesjid) yang sudah diijinkan Alloh menghormatinya dan menyebut namaNYA dalam rumah itu serta bertasbih didalamnya pagi dan petang." (Q.S. An-Nur :36). *** اللهم انشر عليه رحمة ورضوانا وءمدنا باسرره فى كل وقت ومكان alloohhummansyur 'alaihhi rohmataw waridlwaana waamiddana bi asrorihhi fii kulli waqti wamakaan. ***
Suriyanto AlMaliki Tqn MANQOBAH KESEPULUH : PARA ULAMA BAGHDAD BERKUMPUL DI MADROSAH SYEKH ABDUL QODIR DENGAN MEMBAWA MASALAH YANG BERBEDA Syekh Abu Muhammad Al-Mufarroj meriwayatkan , pada waktu saya ikut hadir di majelis Syekh Abdul Qodir, seratus orang ulama Baghdad telah berkumpul masing-masing membawa berbagai masalah untuk menguji Syekh, lalu beliau menundukkan kepalanya, maka tampaklah oleh mereka cahaya laksana kilat keluar dari dada beliau. Kemudian cahaya itu menghampiri dada tiap para ulama tadi, spontan mereka menjadi gemetar kebingungan dan nafas mereka naik turun, lalu mereka berteriak dengan teriakan yang sama, baju yang mereka pakai mereka robek-robek sendiri, demikian pula sorban yang mereka pakai, mereka lemparkan sendiri, lalu mereka mendekati kursi Syekh dan di pegangnya kaki beliau, lalu masing-masing bergiliran meletakkan kaki Syekh di atas kepala mereka. Pada saat itu suasana menjadi gaduh dan hiruk pikuk. Lalu Syekh memeluk dan mendekap para alim ulama itu seorang demi seorang, dan masalah yang akan dikemukakan mereka satu-persatu dijawabnya dengan tepat dan jelas serta memuaskan. Mereka menjadi tercengang serta kagum atas kepintaran dan kehebatan Syekh dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tadinya akan mereka tanyakan. *** اللهم انشر عليه رحمة ورضوانا وءمدنا باسرره فى كل وقت ومكان alloohhummansyur 'alaihhi rohmataw waridhwaana waamiddana bi asrorihhi fii kulli waqti wamakaan. ***
Suriyanto AlMaliki Tqn alfatihah
Suriyanto AlMaliki Tqn KH.Wahfiuddin, khidmat manakib
murid abah sepuh dan murid abah anom yg kami cintai
 saat ini kita berada di suryalaya
yang mendirikan abah sepuh
yang mengembangkan...abah anom
yang mendapatkan manfaat kita semua
suryalaya rumah abah sepuh dan abah anom, kita numpang untuk mendapatkan barokah
bulan syawal tahun lalu. jenazah siapa yg terbaring di masjid ini?
bagaimana perasaan anda ketika mendengar berita duka tsb?
sy terjatuh dan terduduk
org yg mengurus dan membimbing dan merawat rohani kita
bagaimana sy masih ingat waktu keranda jenazah abah keluar dari masjid ini...semua menjerit Abahhhhhhhh
itu baru setahun yang lalu...
masihkan kita mengaku sebagai murid abah anom...?
atau ada yang qalbunya sudah berpaling...?
jagalah adab ! kita cuma penumpang
abah mencintai kita semua
masih ingatkah kita bagaimana duduknya abah ketika saat2 terakhir... sampai akhir hayatnya setiap jam 2 mlm beliau msh mandi mlm wlw digotong, sholat , dzikir dan berdoa walaupun kondisinya sdh sepuh
yg beliau pikirkan hanya kita
begitu sayangnya beliau kepada kita
abah tetap membimbing kita
rasakanlah kehadirannya beliau
msh teringat ikesederhanaan beliau
senyum beliau
siapapun mengadu dan salah
beliau tetap tersenyum
menara pelabuhan/airport ada menara yang ada cahaya, cahaya mercu suar tersebut guna memandu kapal2 di waktu gelap
ada cahaya ilahi yang datang kepada abah, yang memancar kepada semua orang2 yang rindu kepada Alloh..dan semua rindu untuk dtg ke suryalaya
ada org belanda yg datang ke suryalaya, dulunya dia tdk beragama
lalu dia menjerit>>siapa engkau wahai pencipta langit dan tunjukilah aku siapa engkau
org tersebut berkenalan dgn abah , ditalqin kemudian selalu rindu kepada Alloh
itulah karomah seorang walimursyid, bkn hy mengajarkan lewat kata2/mulut
tugas beliau2 pewaris nabi pertama: bacakan, lalu sucikan...rohani kita semua...irsyad rohani...menggenggam qalbu dan ruh kita
beliau urus roh kita....
abah setiap 2 malam "membangunkan muridnya" mengurus dan mengasuh, patroli di mlm hari, menangkap ruh2 muridnya yg liar lalu dikembalikan ke tubuhnya utk qiyamullail
tugas kerohanian mursyid sgt dahsyat
tanpa beliau melakukan kegiatan2 propaganda atau iklan tv, semua qolbu yang rindu kepada Alloh tersedot ke suryalaya
tanpa ada gejolak
semua mengalir kepada beliau
ulama2 besar pun tersedot ke suryalaya
buya hamka dan byk lg ulama2
yg keluar dari mulut abah ...yg menjawab adalah NUR
ABah terbimbing lgsg dari langit
karena itu berhati-hatilah
di madinah ada masjid ijabah, setiap nabi berdoa diijabah oleh Allah
doa nabi agar umatnya tidak terkena pacekloik dan musnah dikabulkan alloh
doa yang ketiga agar umatnya tdk berpecah belah namun tidak ada jawaban dari Alloh
nmn ulama yang mendapat hidayah menjelaskan... jawaban ketiga diserahkan kepada umat Nabi bagaimana cara memanagenya atau mengatur...artinya untuk persatuan atau pecahbelah terserah kita
setelah Rasulullah saw. wafat...sahabat2 senior dituntut untuk mandiri dan selalu musyawarah....
nmn dlm sejarah selalu ada kelompok sempalan
tetapi ahlussunnah wal jamaah lah yg selamat
ini layak kita ditiru bagaimana kita mengaturnya
terutama para senior...wakil2 talkin,keluarga dan pengurus pesantren tetaplah kita memegang amanah abah
tetaplah membimbing ikhwan2 yg sudah diwariskan abah...
mereka punya problem dalam dirinya masing2
cthnya elit negara ini yg selalu berebut dan bertikai...rakyat cuma menggelepar
meraka yg tinggal di kota,pelosok daerah... desa... berjalan kaki, naik motor, dll....mereka semua di pelosok daerah membutuhkan bimbingan
abah akeh semalam sy datangi
mhn petunjuk akeh
kata beliau
tlg bahas setelah abah wafat... tugas kita melanjutkan perjuangan abah
kelas2 kita berbeda...bagaimana caranya agar semua dapat meningkatkan level2/kualitasnya
pertama kita datang belajar dan ditalqin
kita tetap murid abah anom...wakiltalqin bukanlah yang mentalqin hanya media
setelah ada bibit dzikir, dan kita dzikir jahar..bibit tersebut bersemi
laa maqsud ilalloh
setelah kita tekun dlm TQN, Allah SWT mengijinkan dari yg berhajat dunia... menjadi kepasrahan total kepada Alloh
menjadi laa ma'bud ilalloh
hubbuddunya,hawa nafsu,dunia...setelah dibimbing Abah kita menjadi pasrah kepada kehendak Alloh
Waridoka matlubi
namun dalam level tsb masih ada dua pelaku...aku dan Alloh
tetap berlatih beriyadoh terus
insyaAllah Alloh mengizinkan kita untuk mengetahui yang mana aku dan yang mana Engkau
siapa yg ruku dan sujud....badan milik Alloh
badan dan ruku digerakkan oleh engkau...kemauan engkau...ENgkau yang mana?
masih ada unsur satu roh...roh yg mneggerakkan...
kutiupkan ke badan itu sebagian dari ruhKu
ruh tersebut milik ALloh
akhrinya timbul bahwa yang ruku,sujud,bergerak,berkendak, dan ruh adalah Alloh
(Hakikatnya) YANG MENYEMBAH ALLOH ADALAH ALLOH...SAAT ITU TIDAK ADA AKU DAN ENGKAU...YANG ADA HANYA ENGKAU.... ALLOH
insyaAllah kemudian kita Fana....kita mengenal ALLOH bukan karena ikhtiar kita...tapi dikenalkan oleh Alloh
tugas pembinaan belumlah selesai !!!
jangan dulu ribut2 yang lain...ayo kita kerja !!!
problem utama kita adalah...upaya bangsa2 barat utk menjajah bangsa2 muslim...cermatilah
ketika negara eropa dan amrik bangkrut dan SDAnya berkurang...negara2 muslim malah Sumber daya alamnya masih banyak
Oleh sbb itu bangsa2 barat tsb mulai ingin menjajah kembali negeri2 muslim
cara mereka tdklah sama dgn zaman kerajaan islam dulu
mereka masuk melalui perekonomian
60% saham2 perusahaan besar di Indonesia sdh dimiliki asing/barat
tambang, minyak , radio, televisi mereka mulai caplok semua
cthnya: ada anak muda yg cuma tameng menguasai bisnis, ternyata hanya sebagai agent (boneka) barat/yahudi yg menguasai modal...
mereka (bangsa barat/eropa dan amrik) menekan kita ke pasar bebas
mereka memaksa secara halus, memaksa produk2 luar ke indonesia akhirnya byk petani/pengusaha yg keleparan
mari kita lihat realitas di luar
banyak ikhwan kita yg pekerjaannya yg tdk memadai
di luar sana ada problem ekonomi,politik, dll,....
sementara kita hanya fokus dlm diri masing
problem2 yang kita alami membuat kita ke suryalaya karena hajat dan keterdesakan...dalam mengikuti manakiban dan khtaman di mana2 tetaplah cermat dan khidmat
namun tetap ber-hati2lah dan waspada kepada penipuan2
syaithan ada di mana2
janganlah ikhwan2 dan pengikut dijadikan pendukung untuk memperbesar pengaruh kita untuk kedudukan sendiri
tugas kita adalah mencerdaskan ikhwan/akhwat dlm beriyadoh dan beramaliyah
berkhidmat tanpa kehilangan sifat cerdas
semua murid abah adalah manusia yg mana syaithan dpt menyusup ke mana2...
LAKSANAKAN KEBAJIKAN YANG TIMBUL DARI KESUCIAN
TUGAS KITA MELANJUTKAN PERJUANGAN ABAH
BARU SATU TAHUN ABAH WAFAT
JANGAN MUDAH TERPENGARUH
(JANGAN) TENGOK KIRI DAN KANAN
ABAH MASIH MENGGENGAM DAN MEMBIMBING RUH KITA
WA'TASHIMUUBIHABLILLAH
Suriyanto AlMaliki Tqn : SHOLAWAT BANI HASYIM
Suriyanto AlMaliki Tqn : mhn maaf atas segala kekurangan...saya kembali bergabung ke studio
Suriyanto AlMaliki Tqn : ilahadroti syekhunal mukarrom syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin ra. alfatihah
Itje Paulina Ilaa : hadroti syekhunal mukarrom syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin ra.
 Suriyanto AlMaliki Tqn abdi permisi dulu: saudara/saudariku semua...shalat dhuha..... assalamu'alaikum wr wb

Komala Kartawinatta :  haqqul yaqin Guru Mursyid Agung Pangersa Abah Anom RA ....... dan TQN Pondok Pesantren Suryalaya sebagai induknya......mari mantapkan dengan dzikir jahar dan khofi.....Insya Allah selamat dunia akherat....wassalam.....

Eka Jatnika Ariffin : Barokah...barokah.... Saralamet sadaya... Abah aya di payineun urang... Panangan Abah aya dina mastaka urang...anjeuna anu bakal ngabimbing sareng ngarahkeun deuk kamana urang kudu ngalengkah.... Nuhuuuun Abaah... :'(

Komala Kartawinatta : Insya Allah ikhwan/akhwat TQN PPS di bogor tetap istiqomah tidak terkena " virus "......dengan barokah dan karomah Pangersa Guru Mursyid Agung Abah Anom RA......amin....wassalam....

A Rachman Bafadhal : Kang Komala Kartawinatta : salam ke ustadz heri sama ajengan H dede, dari ikhwan gunung putri bogor.

Komala Kartawinatta : Insya Allah disampaikan jika jumpa dengan mereka....wassalam....

Wahyu Asep Wahyu Wa'alaikum salaam warohmatulohi wa barokatuh

-Dari Dokumen No.310 di Facebook Pemuda TQN Suryalaya

Posting Komentar

 
Top