Menu

TQN PP.Suryalaya

 

Suatu hari Ibn Al-Sammak menemui Kholifah Harun Al-Rasyid. Saat itu Harun Al-Rasyid meminta minum. Diberikanlah untuknya semangkok minuman.
Ibn Al-Sammak berkata: “Wahai Amirul Mukminin, seandainya Anda terhalangi meminum minuman ini (maksudnya satu mangkuk air ini pun Anda tak punya), dengan apa Anda akan membelinya?”.
“Dengan setengah kerajaanku,” jawab al-Rasyid.
“Silahkan minum, semoga ALLOH memberimu ketenangan,” kata Ibn Al-Sammak.
Setelah Al-Rasyid selesai meminum air itu, Ibn Al-Sammak kembali berkata: “Seandainya air ini dihalangi keluar dari badan Anda, dengan apa Anda akan menebusnya agar ia bisa keluar?”.
“Dengan seluruh wilayah kerajaanku,” jawab Al-Rasyid.
Ibn Al-Sammak melanjutkan, “Sesungguhnya harga sebuah kerajaan hanya dengan seteguk air dan kencingnya. Sungguh tidak pantas seorang berlomba-lomba memperebutkannya.” Harun Al-Rasyid pun menangis tersedu-sedu.
(Tarikh al-Khulafa, Juz: 1, Hal: 216)

Posting Komentar

 
Top